Tidak Enaknya Jadi Orang Baik dan Suka Menolong

jual kaos komik golongan darah
Jika Anda adalah seseorang yang senang membantu orang lain dan tidak terlalu mementingkan diri sendiri, berarti anda adalah orang yang baik dan tidak sombong. Pada artikel ini akan dibahas mengenai tidak enaknya menjadi orang yang baik dan suka menolong. Nah lho? Jadi orang baik kok malah tidak enak?

Mari kita mulai dengan tes kecil. Lihatlah ke cermin, amati diri anda selama 2 menit. Kemudian tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Apa yang saya lakukan kemarin?
  • Apa yang membuat saya senang kemarin?
  • Berapa banyak waktu yang saya habiskan dengan orang yang saya cintai?
  • Berapa kali saya setuju untuk melakukan hal-hal untuk orang lain?
  • Apakah orang lain berterimakasih kepada saya karena telah membantunya?
  • Berapa kali saya meminta maaf kepada orang lain?
  • Apakah hari kemarin berbeda dengan hari-hari lain, atau apakah itu sama?
Apakah Anda puas dengan jawaban yang Anda punya? Tidak? Jika jawabannya "tidak", maka Anda adalah orang yang baik hati dan suka menolong. Anda hanya membuang-buang waktu untuk orang lain, sementara mengorbankan kebahagiaan Anda sendiri. Apakah anda yakin orang-orang yang anda bantu akan kembali membantu anda di saat anda butuh pertolongan?

Mengapa kita tidak harus jadi orang yang baik hati dan suka menolong?

Ada banyak kekurangan ketika kita menjadi orang yang baik dan suka menolong orang lain. Apa saja itu?

1. Diri kita kurang terurus

Orang selalu memberikan prioritas kepada pekerjaan orang lain akan mengorbankan waktu untuk dirinya sendiri. Segala urusannya akhirnya terbengkalai dan dinomor duakan.

2. Anda tidak memiliki waktu untuk kekasih anda

Seseorang yang hanya ingin menyenangkan orang lain begitu asyik melakukannya, ia jarang menemukan waktu untuk menghabiskan dengan orang yang dicintainya. Kebiasaan orang menyenangkan dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan pribadinya.

3. Anda akan dimanfaatkan orang lain

Orang baik dan suka menolong akan berpeluang besar untuk dimanfaatkan oleh orang lain. Anda akhirnya hanya akan disuruh-suruh dan diandalkan oleh orang lain.

4. Anda tidak bisa jadi pemimpin

Anda tidak bisa memimpin. Begitu terbiasa menerima perintah dari orang lain, jika ia diberi kesempatan untuk memimpin, maka tidak akan menjadi pemimpin yang baik. Kita tidak akan mampu mengarahkan orang lain. Kita tidak akan bisa mendapatkan rasa hormat dan orang tidak akan menghargai keputusan kita.

5. Anda bisa terlalu stres

Menyenangkan semua orang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Anda mungkin harus menghadapi banyak gejolak emosi untuk melayani kebutuhan orang lain. Beban melakukan pekerjaan orang lain dan menjaga semua orang tetap senang sementara diri kita banyak stres.
Previous
Next Post »